Toisme (Terjemah Al-Adyan)

TAOISME
Pengertian
Taoisme adalah salah satu agama penduduk cina dahulu dan masih bertahan sampai sekarang. Tepatnya berkembang pada abad ke 6 sebelum masehi. Taoisme adalah ajaran-ajaran Lau Tze, seorang filosof yang berpendapat bahwa terdapat kebaikan dalam kezuhudan, uzlah ( mengasingkan diri), saling memaafkan dan bertoleransi sesama manusia, serta menghilangkan perentangan (pertikaian), dan perilaku jahat. Pada awalnya ajaran-ajarannya bukan merupakan agama hingga menjelang akhir abada ke 2 masehi terjadi penyimpangan dan dijadikan sebagai agama penyembah setan. Oleh karenanya agama ini bukan termasuk agama samawi. Taoisme ajarannya lebih mendekati ajaran Budha dari pada Konghucu.
Pendirinya
Pendirinya ialah Lau Tze, lahir tahun 507 sebelum masehi. Ia telah bertemu dengan Konfusius dan banyak memiliki pandangan yang sama dalam beberapa hal, namun terdapat perbedaan pula dalam hal yang lainnya.
Keyakinan-Keyakinannya
1. Tuhan dalam pandangan mereka bukanlah suara, tidak pula berbentuk, ia abadi, tidak fana. Keberadaannya mendahului segala wujud yang ada. Dialah asal dari segala yang ada, dan ruh-Nya berada dalam segala yang ada itu.
2. Tao adalah sesuatu yang mutlak, Dialah maksud dari alam semesta ini, ia tidak terpisah dari alam semesta ini dan justru ia termasuk didalamnya secara mendasar. Terpancar (bersumber) darinya segala yang ada.
3. Mereka percaya terhadap “wihdatul Wujud” (manunggaling kawula gusti), dimana kholik dan makhluk bisa menjadi satu, tidak terpisahkan bagian-bagiannya. Jika terpisahkan maka akan mengalami fana.
4. Mereka meyakini bahwa terdapat karomah pada roh-roh leluhur mereka, dan bahkan mengagungkannya hingga menyembah roh-roh itu.

Peribadatan
1. Penganut Taoisme menyembah Tuhan Penyayang di setiap tempat peribadatan. Dan menyembah patung-patung sambil berharap dengan perbuatan dan usaha mereka di dunia tersebut Tuhan menjamin kebahagiaan abadi bagi ruh mereka di akhirat kelak.
2. Mereka juga menyembah arwah bapak dan nenek moyang mereka. Para dukunnya (pendeta) pun mengaku bahwa mereka mampu menghadirkan arwah-arwah orang mati dan bisa berbicara dengan arwah mereka.
KITAB-KITAB
1. Kitab Tao Ti Ching
Buku ini meupakan kumpulan petikan sastra yang menceritakan tabiat Tao, dan mencakup pula kaidah-kaidah umum sertah contoh-contoh bagi para hakim (penguasa) yang memegang kekuasaan berdasarkan ajaran Tao.

2. Kitab Swang Tzu
Berisi tentang pandangan filsafat Tao. Di dalamnya juga terdapat kisah-kisah tentang manusia-manusia sempurna yang bisa terbang, mereka kekal, tidak dipengaruhi oleh unsur-unsur alam serta tidak tersentuh panas maupun dingin.

3. Kitab Hwang Ti Ni Ching
Di dalamnya terdapat keterangan tentang eksperimen-eksperimen barang tambang, tumbuh-tumbuhan dan zat-zat binatang. Yang mana itu semua sebagai bentuk perhatian mereka dalam rangka menjaga dan memelihara kesehatan serta memperpanjang kehidupan mereka.

4. Kitab Bau Bu Tzu
Buku ini membahas tentang ilmu kimia kuno. Terdapat pula (upaya) cara untuk merubah barang tambang menjadi emas. Dan cara memperpanjang umur melalui obat-obatan yang mujarab.

Pesta Keagamaan Dan Upacara Tao
1. Upacara ( ritual ) Shu. Upacara ini merupakan ritual untuk memperbaharui hubungan (ikatan) antara Jama’ah pengikut Tao dengan Tuhan. Upacara ini masih terdapat di Taiwan sampai sekarang.
2. Upacara-upacara pengangkatan pendeta, serta upacara-upacara untuk memperingati hari kelahiran Tuhan.
3. Terdapat pula upacara-upacara tertentu dalam rangka penguburan mayat, pernikahan, dan kelahiran. Dan pernikahan bagi mereka adalah sesuatu yang wajib bagi setiap orang. Akan tetapi mereka juga merendahkan martabat para wanita. Sebagaimana ketika mereka melahirkan anak perempuan maka mereka akan menempelkan alat pemintal di atas pintu rumah mereka. Dan apabila ternyata yang lahir itu laki-laki, maka mereka akan memberikan pakaian yang bagus. Kemudian menempelkan anak panah dan busurnya di atas pintu rumah. Dan apabila ditanya tentang berapa jumlah anaknya, mereka akan menyebutkan jumlah anak lelakinya saja.
4. Kemudian upacara-upacara untuk menyembuhkan orang yang sakit dengan cara memindahkannya dengan bantuan tuhan atau melalui orang-orang yang telah mati kemudian berbicara dengan mereka.
5. Membakar dupa (kemenyan) yang merupakan sesuatu yang sangat penting dalam setiap kegiatan ibadah, dan lebih utama dengan menggunkana pisau, air yang telah disihir, diiringi musik, topeng ,dan kitab suci.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: